Audisi PB.Djarum 2018 Dimulai di Pekanbaru

Jumat, 23 Maret 2018 19:08:50

 

Majalahbulutangkis.com- PB.Djarum tak pernah berhenti mencari pemain-pemain berbakat dari seluruh tanah air. Lewat program Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, PB.Djarum memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk menjadi bagian dari klub yang bermarkas di kota Kudus tersebut.

Program audisi akan berlangsung di delapan kota dengan rentang waktu dari 24 Maret hingga 9 September 2018 mendatang. Kota Pekanbaru, Riau, akan menjadi tempat pertama berlangsungnya audisi yang berlangsung di GOR Angkasa, mulai Jumat (24/3) hingga Senin (26/3).

Sebanyak 389 peserta dipastikan telah siap untuk bersaing memperebutkan tiket menuju babak grand final yang akan berlangsung di GOR Jati, Kudus, 7-9 September 2018 mendatang. Setelah di Pekanbaru, audisi berikutnya akan berlangsung di Balikpapan (14-16 April), Manado (5-7 Mei), Purwokerto (21-23 Juli), Surabaya (21-23 Juli), Cirebon (4-6 Agustus), Solo Raya (4-6 Agustus), dan Kudus (4-6 September).

Jika pada tahun-tahun sebelumnya PB.Djarum hanya mencari atlet dari dua kategori usia di Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, maka tahun ini tim pencari bakat PB Djarum akan mencari bakat muda dari tiga kategori usia, masing-masing U-11, U-13 dan U-15.

“Pencarian bakat dari tiga kategori usia dengan mempertimbangkan bahwa kami melihat besarnya animo untuk atlet-atlet muda di daerah. Jadi dari jumlah pendaftaran kami mengalami penurunan sedikit, karena di tahun lalu tidak ada kategori U15. Hal ini juga untuk mengakomodir atlet-atlet yang tahun lalu sudah di perbatasan U13 dan tidak bisa lagi ikut U13 tahun ini. Kami tidak ingin mematikan harapan mereka untuk terus bisa mengembangkan diri dan berkarir di bidang bulutangkis,” ujar Tim Manajer PB Djarum, Fung Permadi pada konferensi pers yang digelar di Pekanbaru, Jum'at (23/3) sore.

Selain Fung Permadi, hadir pula dalam pembukaan audisi ini yaitu Ketua PBSI Riau Eri Zulhendrizal, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan, dan tim pencari bakat PB Djarum, Christian Hadinata, Hastomo Arbi, Lius Pongoh, Yuni Kartika, Engga Setiawan, Basri Yusuf, Bandar Sigit dan Sulaiman.
 
Eri dalam sambutnya menyambut baik dengan diadakan audisi ini. Dan ia bersyukur Riau bisa menjadi tuan rumah sebagai pembukaan audisi Djarum ini.
 
"Harapan kami atlet Riau bisa lulus dalam audisi beasiswa PB.Djarum tahun ini," katanya.

Pekanbaru pun kembali dipilih untuk menjadi tuan rumah, setelah tahun lalu 15 atlet berhasil lolos ke babak grand final di Kudus. Sejauh ini ada lima atlet asal Pekanbaru yang berlatih di PB Djarum. Mereka adalah Vincentius Suwarland, Rahmat Julio, Rahma Novita Febi, Calvin Kennedy Chandrawinata dan Melly Damai Setiani.

“Ada beberapa atlet asal Pekanbaru yang sudah berlatih di PB Djarum. Dan kami berharap dengan kembalinya kami ke Pekanbaru, kami akan bisa menemukan lebih banyak lagi atlet muda, tak hanya dari Pekanbaru tapi dari berbagai daerah. Kami juga berharap bisa menemukan dan akhirnya membentuk atlet-atlet yang berbakat untuk menjadi atlet kelas dunia,” ujar ketua tim pencari bakat, Christian Hadinata.

Ini merupakan kedua kalinya secara berturut-turut Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis digelar di Pekanbaru. Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengatakan, berkaca pada Audisi Umum pada tahun lalu, Pekanbaru terbukti mampu menunjukan semangat dan antusiasme yang luar biasa terhadap bulutangkis. Selain jumlah peserta yang besar, dukungan dari para orang tua dan pelatih lokal juga mewarnai jalannya Audisi Umum.

“Kami melihat Pekanbaru semakin berkembang sebagai daerah yang memiliki potensi bulutangkis. Kami berharap pada Audisi Umum tahun ini semakin banyak muncul bibit-bibit unggul dari Pekanbaru dan daerah-daerah lain di Sumatera, demi menjaga kelanjutan prestasi bulutangkis Indonesia di masa depan,” ujar Fung.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. (Daryadi)

 

 

« Back to News