Exist Bertekad Go International
Sabtu, 11 Nov 2017 03:12:27

Kiprah Exist Badminton Club (Perkupulan Bulutangkis Exist) dalam kancah perbulutangkisan Indonesia kini mendapat perhatian khusus dari kalangan penggemar bulutangkis di Tanah Air. Klub bulutangkis yang baru didirikan tiga tahun lalu oleh Alex Tirta, tepatnya 27 Maret 2011, telah menorehkan catatan prestasi fenomenal yang mengantarkannya berada di jajaran klub elit bulutangkis Indonesia.
Sepanjang tahun 2014 atlet-atlet muda Exist yang mendapat pembinaan yang sistematis dan dukungan manajemen yang baik menorehkan prestasi yang menggembirakan. Pada ajang kompetisi tingkat nasional Exist berhasil membuat catatan yang luar biasa antara lain berhasil menjadi juara umum sebanyak 5 seri Djarum Sirkuit Nasional 2014 dari 10 seri yang digelar sepanjang tahun 2014, yaitu pada Sirnas Makasar, Batam, Palangkaraya, Bali, Banten. Dan untuk kategori kejuaraan swasta nasional Exist berhasil menjadi Juara Umum pada Astec Open 2014 dan atlet-atlet Exist juga berhasil meraih gelar juara pada ajang Yonex Sunrise Men's Doubles Championships 2014.
Pada ajang Pembangunan Jaya Cup 2014 yang baru dua tahun terakhir ini diikuti, Exist berhasil menempatkan posisi pada peringkat ketiga di bawah PB Mutiara Bandung dan PB Jaya Raya. Hasil ini merupakan peningkatan prestasi dari capaian tahun sebelumnya yang menempatkan Exist di peringkat keempat di antara klub-klub elit bulutangkis di Tanah Air. Ajang Pembangunan Jaya Cup dianggap sebagai barometer keberhasilan klub melakukan pembinaan atlet-atlet mudanya pada semua nomor karena ajang Pembangunan Jaya Cup adalah kejuaraan beregu campuran untuk ketegori junior. Klub-klub bulutangkis akan menurunkan pemain-pemain muda terbaiknya untuk bertarung pada nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.
Tak hanya di dalam negeri ketika berpartisipasi pada kejuaraan internasional, OUE Singapore Youth International Series 2014 di Singapura, dua pekan lalu, para pemain Exist juga terbukti hebat dan suskes merajai arena. Sebanyak lima medali emas bisa direbut pemain '“ pemain Exist. Dan lagi '“ lagi atlet-atlet muda Exist mengantarkan klubnya meraih juara umum dalam kejuaraan internasional kelompok umur yang diikuti pemain terbaik dari 13 negara yaitu, Indonesia, Malaysia, Filipina, India, Sri Lanka, Kazakhstan, Australia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Thailang, Jepang, Vietnam.
Sukses pembinaan yang dilakukan Exist terhadap atlet-atlet potensinya mengundang Victor, perusahaan peralatan bulutangkis dunia, untuk ikut mendukung pembinaan di Exist. Kini Victor memilih atlet-atlet Exist sebagai ambassador produk-produk Victor.
Dengan Komitmen kuat untuk melahirkan pemain '“ pemain bertalenta tinggi di masa depan yang kelak akan dipersembahkan untuk tim nasional demi kejayaan Indonesia - Exist tidak ingin berpuas diri. Mereka mulai mengikuti kejuaraan '“ kejuaraan di luar negeri dan yang terdekat adalah dengan mengikuti kejuaraan Yonex Korea International Junior Open yang berlangsung di Gimcheon Indoor Stadium, Korea, 8-14 Desember mendatang. Sebanyak 20 pemain dan 11 ofisial bakal berangkat menuju Negeri Ginseng pada Sabtu, 6 Desember 2014.
Prestasi bulutangkis Indonesia saat ini yang cenderung menurun membuat Exist merasa prihatin dan terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata kepada republik ini dengan keseriusannya dalam melakukan pembinaan bulutangkis secara berjenjang yang dimulai dari usia dini hingga taruna di Pusat Pembinaan Exist di Cibinong, Bogor. Dan konstribusi Exist terhadap tim nasional adalah berhasil mengantarkan Fitriani dan Brigita Marceila Rumambi menjadi punggawa Pelatnas PBSI di Cipayung, selain itu Exist juga sudah memberikan konstribusi atlet prestasi untuk ajang PON Remaja seperti Chico Aura Wardoyo, Ade Rizky Tri Haryanto, Fauzi Ramadhan, Agus Aldi, dan Isra Faradila dan untuk ajang PON ada nama Fitriani dan Brigita M. Rumambi yang akan tampil dalam ajang antar Provinsi tersebut.
'Keikutsertaan Exist di Korea merupakan bagian dari komitmen kami ingin membekali para pemain masa depan ini dengan pengalaman bertanding sebanyak mungkin bahkan mereka juga dituntut belajar beradaptasi dengan cuaca dingin seperti yang akan dihadapi pemain di Korea nanti,' kata Alfianto Wijaya, Ketua Harian PB Exist, dalam jumpaan pers di pusat pelatihan pusat pelatihan klub Exist di Komplek Nirwana Estate, Cibinong, Kab. Bogor, hari Selasa (02/12) lalu.
Lebih jauh menurut Alfianto, ajang tersebut merupakan kelanjutan pembinaan untuk memberikan pengalaman dan mengukur kemampuan para pemain muda, setelah pekan lalu para pemain Exist berhasil merajai ajang OUE Singapore Youth International Series di Singapura dengan raih gelar terbanyak, lima medali emas dan ini merupakan bonus tambahan akhir tahun untuk atlet '“ atlet terbaik yang telah memberikan konstribusi prestasi Exist di tahun 2014.
Program pembinaan Exist tahun 2015 adalah prioritas pada kejuaraan Internasional Series tingkat junior di luar negeri antara lain di Malaysia, Thailand, Singapura, Korea, India, Jepang, dan Tiongkok, tujuan dari program tersebut adalah menciptakan standar barometer kemampuan atlet Exist pda level kelompok umur di tingkat internasional.
'Kesuksesan para pemain muda Exist layak diberi apresiasi dan dipandang perlu diberikan pengalaman bertanding internasional sejak dini, Harapan kami adalah sebagai parameter pembinaan yang kami lakukan, dan kami ingin melihat dari dekat bagaimana kemajuan pembinaan pemain muda di negara lain,' jelas Thomas Indratjahja, Kabid Binpres Exist.
'Adapun tujuan Exist bertekad menciptakan atlet tingkat dunia tentunya juga harus dilakukan secara sistematis dan dengan perencanaan yang baik sehingga nantinya Exist mampu memberikan konstribusi yang nyata terhadap kemajuan perbulutangkisan Indonesia seperti halnya yang sudah dilakukan oleh klub '“ klub besar lainnya seperti Djarum, Jayaraya, Tangkas, Mutiara,' tambah Thomas Indratjahja, Kabid Binpres Exist.
Bagi Alex Tirta, pengusaha dan pencinta bulutangkis ini, bahwa dengan mengirimkan atlet-atlet berlaga di luar negeri maka pengalaman bertandingnya akan semakin terasah. 'Kita tidak ingin atlet-atlet kita hanya berprestadi di tingkat nasional saja, tapi di level internasional tentunya,' ungkap Alex.
Komentar
-
kessya nurul fajrin Kamis, 09 Mei 2019 12:27:32 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:38:11 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:36:49 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:36:48