Audisi Djarum Kembali Hadir di Purwokerto
Sabtu, 21 Juli 2018 06:21:32
Majalahbulutangkis.com- Sebanyak 753 pebulutangkis muda bakal meramaikan ajang Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang akan digelar di GOR Satria, Purwokerto, mulai Sabtu (21/7) hingga Senin (23/7).
Purwokerto kembali menjadi salah satu kota penyelenggara Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 karena secara tradisi Purwokerto banyak melahirkan pebulutangkis potensial seperti Tontowi Ahmad, peraih medali emas olimpiade kelahiran asli Desa Selandaka, Kabupaten Banyumas. Selain itu saat ini juga muncul bibit pemain muda yang sedang memperkuat tim Indonesia di Kejuaraan Asia Junior asal Purwokerto, yaitu Alberto Alvin Yulianto dan Agatha Imanuela.
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis merupakan upaya PB Djarum dalam menemukan bakat-bakat baru untuk kemudian dibina menjadi atlet dengan mentalitas juara dan mampu meraih prestasi tingkat dunia.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum Christian Hadinata paham betul potensi Purwokerto sebagai kantong bibit pebulutangkis berbakat. Legenda bulutangkis yang juga berasal dari Purwokerto ini mengatakan, “masyarakat Purwokerto dan sekitarnya punya semangat dan kecintaan yang luar biasa terhadap bulutangkis. Kita sudah melihat prestasi Tontowi Ahmad di kancah dunia. Semoga dari Purwokerto ini akan muncul lagi calon-calon juara dunia baru,” tutur Christian Hadinata dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Aston, Purwokerto, Jumat (20/7).
Purwokerto memang cukup istimewa dalam peta perbulutangkisan Indonesia. Dari PB Djarum, selain Tontowi dan Christian Hadinata, ada juga Fung Permadi, Manajer Tim PB Djarum yang berasal dari wilayah Banyumasan ini. “Kalau bicara soal potensi, tentu tidak diragukan lagi bahwa Purwokerto ini gudangnya. Maka kita berharap agar antusiasme para atlet muda disini bisa mencapai hasil terbaik dalam Audisi Umum nanti. Para peserta bisa tampil sebaik-baiknya dan menunjukan mental juara,” ungkap Christian Hadinata.
Ia menjelaskan, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 akan membuka tiga kategori untuk atlet putra dan putri, yakni kelompok U11 (di bawah usia 11), U13 (di bawah usia 13), dan U15 (di bawah usia 15). Dengan demikian, menurut Christian, ini membuka peluang yang lebih besar bagi para atlet muda untuk menembus PB Djarum. “Tentunya mereka harus siap untuk terus bersaing dan berkompetisi dalam tahapan-tahapan Audisi Umum hingga ke Final Audisi nantinya di Kudus,” jelas Christian.
Guna mendapatkan bibit atlet dengan potensi terbaik, PB Djarum bakal menerjunkan tim pencari bakat yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia dan para pelatih PB Djarum. Selain Christian Hadinata, mereka adalah Denny Kantono, Hariyanto Arbi, Simbarsono, Antonius Budi Ariantho, Lius Pongoh, Meilana Jauhari, Engga Setiawan, Puri Setyo dan Lukman Hakim. Para pencari bakat ini akan menjadi memantau dengan seksama demi menjaring pemain potensial dan bakat yang mumpuni. “PB Djarum berkomitmen dalam melakukan pembinaan terhadap atlet sejak usia dini. Pembinaan yang terstruktur dan berjenjang di PB Djarum terhadap atlet usia dini, diharapkan bisa membentuk karakter dan mengasah para atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaik yang dimilikinya, kata Christian.
Di waktu yang bersamaan dengan Audisi Umum di Purwokerto, kegiatan serupa juga berlangsung di Surabaya. Para peserta yang lolos dari Audisi Umum di Purwokerto akan berlanjut dalam tahap Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah pada 7-9 September 2018.
Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun), dan U15 (untuk peserta dengan umur 13-14 tahun). Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. (Daryadi)
Komentar
-
kessya nurul fajrin Kamis, 09 Mei 2019 12:27:32 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:38:11 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:36:49 -
Tita tania Kamis, 06 September 2018 21:36:48