Piala Sudirman 2019: Optimisme Gloria Hadapi Inggris dan Denmark
Kamis, 16 Mei 2019 14:41:38
Majalahbulutangkis.com- Dikepung dua kekuatan dari Eropa, tim Inggris dan tim Denmark di ajang Piala Sudirman 2019 di Nanning, Tiongkok, 19-26 Mei 2019, kubu Indonesia optimis mampu lolos dari penyisihan Grup B. Tim Inggris menurut jadwal akan menjadi lawan pertama pasukan Merah Putih, Minggu (19/5).
Optimisme itu terungkap dari mulut pemain spesialis ganda campuran Gloria Emanuelle Widjaja. Ia optimis tim ganda campuran Indonesia bisa mengatasi wakil Inggris dan Denmark. Di ajang Piala Sudirman 2019 ini Indonesia membawa tiga wakil ganda campuran yaitu Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.
Inggris juga membawa tiga pasangan ganda campuran yaitu Chris Adcock/Gabrielle Adcock, Marcus Ellis/Lauren Smith dan Ben Lane/Jessica Pugh. Hafiz/Gloria punya rekor imbang 1-1 melawan suami isteri Adcock, unggul 1-0 atas Lane/Pugh dan tercatat belum pernah bertemu dengan Ellis/Smith.
Sedangkan tim Denmark diperkuat pasangan Niclas Nohr/Sara Thygesen. Akan tetapi hingga hari ini, dalam daftar pemain Denmark tidak ada nama pasangan Mathias Bay-Smidt/Rike Soby yang merupakan Juara Swiss Open 2019. Namun nama Soby masuk di tim inti, begitu pula Mathias Christiansen yang sebelumnya berpasangan dengan Christinna Pedersen yang telah gantung raket.
"Kami sudah pernah ketemu Adcock/Adcock, pernah menang dan pernah kalah. Kalau wakil Denmark, kami belum pernah ketemu. Pasangan Eropa kurang lebih sama tipe permainannya, yang penting itu kami di lapangan. Saya optimis tim ganda campuran bisa mengatasi Inggris dan Denmark," kata Gloria soal laga penyisihan.
Jelang keberangkatan ke Nanning, Hafiz/Gloria tak punya banyak waktu untuk latihan persiapan karena baru saja kembali dari New Zealand Open 2019.
"Persiapan kami cuma sekitar tujuh hari saja. Mau nggak mau, kami di tim ganda campuran mencoba untuk total dalam sisa hari persiapan itu, yang paling penting kami harus all out di lapangan," ungkap Gloria.
"Persiapan khusus memang ada, kalau saya pribadi, masih terus program penguatan tangan, baik itu untuk menyerang atau defense dan koreksi kekurangan di pertandingan-pertandingan sebelumnya. Di turnamen-turnamen sebelumnya kan ada evaluasinya, nah dari evaluasi itu yang saya tingkatkan lagi, pelajari lagi selama latihan," tambah pemain berpostur tinggi semampai ini.
Capaian yang diraih Hafiz/Gloria di beberapa turnamen belakangan membuat rasa percaya diri mereka meningkat. Di German Open 2019, Hafiz/Gloria finis sebagai runner up. Pasangan rangking enam dunia ini juga menjadi semifinalis di India Open 2019, Singapore Open 2019 serta New Zealand Open 2019. (MB-01)