[Swiss Open 2022] Tekuk Aaron/Soh, FajRi Kantongi Tiket Final
Minggu, 27 Maret 2022 00:24:51
Majalahbulutangkis.com- Dua ganda putra Indonesia dan dua ganda putra Malaysia berebut dua tiket ke final Swiss Open 2022, Minggu (27/3).
Pilihannya, terjadi all Indonesian final atau all Malaysian final. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berbendera Indonesia. Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin berkostum Malaysia.
Fajar/Rian, peringkat 9 dunia dan unggulan keempat, mendapat tantangan berat karena harus berhadapan dengan Aaron/Soh, unggulan kedua dan peringkat 8 dunia. Selain itu, FajRi dalam tekanan karena mereka tertinggal 0-3 dalam rekor pertemuan dengan Aaron/Soh.
Namun, pada semifinal, Sabtu (26/3), apa yang terjadi di lapangan tak terlihat kualitas kedua pasangan berbeda jauh.
Setidaknya itu yang terlihat pada game pertama. Perolehan poin sangat rapat, bahkan, sampai selesai. Selisih poin tak pernah lebih dari dua tau tiga poin.
Di poin-poin akhir, FajRi sempat lengah saat telah unggul 20-18. Aaron/Soh mampu memaksakan setting 20-20. Untungnya, FajRi bisa menuntaskan game ini dengan kemenangan 22-20.
Pada awal game kedua, situasinya berbeda. Sampai interval, FajRi hanya mampu menyamakan skor 9-9 sebelum Aaron/Soh unggul 11-9 di interval.
Selepas jeda, Aaron/Soh memimpin hingga 18-12. Game ini ditutup dengan kemenangan Aaron/Soh 21-13.
Di game penentuan, giliran FajRi tampil brilian dan memimpin lebih dulu hingga interval 11-4. Selepas jeda, FajRI mempertahankan momentum. Rentetan poin terus didulang hingga 15-4.
Aaron/Soh hanya mendapat tambahan empat poin sebelum FajRi memenangi duel keempat kedua pasangan ini 21-8. Total FajRi menghabiskan waktu 50 menit untuk meraih tiket ke partai puncak Swiss Open 2022.
FajRi akhirnya memperkecil selisih skor pertemuan dengan Aaron/Soh menjadi 1-3.
Bagi FajRi, ini final pertama mereka sejak di Korea Open 2019, tapi menjadi final kedua mereka di Swiss Open. Mereka kini membidik gelar kedua di turnamen berlevel BWF World Tour Super 300 ini setelah meraihnya pada 2019.
All Indonesian final berpotensi terjadi bila Pramudya/Yeremia bisa mengalahkan Goh/Nur di semifinal, Minggu dinihari WIB.
(Indra)
Sumber foto: BWF, PP PBSI