Sensasi Bermain Bulutangkis dalam Gelap
Rabu, 02 Febuari 2022 16:34:10
Majalahbulutangkis.com- Bulutangkis menjadi olahraga popular di banyak negara Asia dan beberapa negera Eropa. Wajar, olahraga tepok bulu ini dimainkan di seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari perkotaan hingga perdesaan, tua sampai anak-anak, dan kaya atau miskin.
Meski begitu, sejumlah pihak sepertinya telah mulai jenuh dengan permainan bulutangkis yang sepertinya begitu-begitu saja. Mereka pun membawa bulutangkis ke level yang berbeda daripada sebelumnya.
Secara tradisi, bulutangkis dimainkan atau dipertandingkan di suasana yang terang-benderang. Jika dilakukan di luar ruangan (outdoor) pada siang hari, cahaya matahari yang cerah jelas sudah sangat membantu melihat situasi di lapangan, baik bagi pemain maupun penonton.
Bila digelar dalam ruangan (indoor), tentu kita memerlukan cahaya lampu yang sangat terang agar bisa melihat arah pergerakan shuttlecock. Namun, kini kita bisa merasakan sensasi bermain bulutangkis yang lain.
Sebuah komunitas bulutangkis bernama Malaysia Badminton Experience, melakukan terobosan dengan menggelar event bernama Shuttle In The Dark. Sesuai namanya, kita bermain bulutangkis di atas lapangan dalam suasana gelap.
Event ini diadakan di Twin Tower Fitness Centre di lokasi ikonik di Malaysia, Petronas Twin Towers di Kuala Lumpur. Bermain dalam gelap dimungkinkan dengan adanya efek khusus di semua peralatan bermain dan lapangan.
Raket, shuttlecock, lapangan, dan bahkan jersey pemain diberi efek khusus sehingga berpendar dan mudah terlihat di kegelapan.
“Dengan sebuah kombinasi teknis cara lampu berpendar, berefleksi, digabungkan dengan kreativitas yang mentransformasi lapangan menjadi sebuah jagat raya galaksi yang berbeda,” bunyi pernyataan dari Shuttle In The Dark.
“Berbulan-bulan perencanaan dan apa yang sepertinya pembuatan yang akan sangat lama, tim kami tanpa kenal lelah berhasil membuat permainan bulutangkis dalam gelap yang pertama di Malaysia,” tambahnya.
Pihak penyelenggara menawarkan paket RM180 atau sekitar Rp617.446 per satu jam. Namun, hanya delapan orang per sesi yang diperbolehkan berada di ruangan tempat bermain. Ada empat raket khusus yang disediakan dengan harga sewa masing-masing RM50 (Rp171.513).
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) bahkan telah memberikan persetujuan untuk konsep Shuttle In The Dark.
“Sisi Gelap Kita dilengkapi dengan karpet lapangan dan net dengan level turnamen BWF International, dibawa khusus dari pengalaman yang tak terlupakan di Makau Terbuka. Ini kesempatan kalian merasakan Grand Prix Gold di lapangan kalian sendiri,” bunyi pernyataan BWF.
(Indra)
Sumber Foto: @ShuttleInTheDark
Baca Juga
- Taipei Open 2022: Indonesia Hanya Turunkan 3 Pemain Tunggal
- Malaysia Open 2018: Tommy Singkirkan Sameer Verma
- Tim Indonesia Hadapi Thailand Di Laga Terakhir Grup C
- Indonesia Masters 2022: Bintang-bintang Dunia Pastikan Hadir Di Istora
- Atlet-atlet Indonesia Ukir Sejarah Di Dua Turnamen Level International