Malaysia Masters 2022: Ganda Nomor 1 Dunia Gagalkan Mimpi Juara Rinov/Pitha
Minggu, 10 Juli 2022 16:50:40
Majalahbulutangkis.com- Menjadi juara untuk pertama kali di level BWF World Tour Super 500 jelas bukan sebuah mimpi yang terlalu muluk. Apalagi, bagi pemain tunggal atau pasangan berperingkat di 20 besar dunia.
Meski demikian, bukan berarti juga meraih gelar di level tersebut menjadi hal butuh. Butuh perjuangan ekstra keras dan pengorbanan besar. Dan, tentu saja, skill tinggi, mental kuat, dan stamina mumpuni.
Kita juga tak bisa mengabaikan faktor keberuntungan di sini. Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari sesungguhnya telah memiliki semua itu saat berlaga di Malaysia Masters 2022. Ini termasuk keberuntungan ketika terhindar dari bertemu ganda peringkat 2 dunia asal Thailand, Dechapol Puavanukroh/Sapsiree Taerattanachai, di perempat final, Jumat (8/7).
Di babak II atau 16 besar, Kamis (7/7), unggulan 1 ini di luar dugaan kalah dari ganda Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek, yang kemudian dikalahkan oleh Rinov/Pitha. Di semifinal, Sabtu (9/7), keberuntungan kembali menaungi peringkat 20 dunia tersebut. Mereka bersua Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran yang juga secara mengejutkan mendepak unggulan ketiga dari Jepang, Yuta Watabane/Arisa Higashino, di perempat final. Untuk pertama kalinya Rinov/Pitha menembus final BWF World Tour Super 500.
Namun, keberuntungan lantas seakan meninggalkan Rinov/Pitha begitu saja. Pada final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (10/7), Rinov/Pitha bentrok Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Ganda Tiongkok ini menempati peringkat 1 dunia dan tengah dalam performa hebat mereka di musim 2022.
Sebelum ke Malaysia Masters Super 500, Zheng/Huang menjuarai lima turnamen yang mereka ikuti secara beruntun, yakni Badminton Asia Championships, Thailand Open Super 500, Indonesia Masters Super 500, Indonesia Open Super 1000, dan Malaysia Open Super 750.
Zheng/Huang menoreh gelar juara keenam secara berurutan dengan mengalahkan Rinov/Pitha pada final Malaysia Masters 2022. Zheng/Huang hanya butuh 32 menit untuk menang 21-17, 21-12. Rinov/Pitha harus mengakui kekalahan pada pertemuan pertama mereka dengan Zheng/Huang tersebut.
"Tak mudah untuk sampai di sini (final Super 500), tak mudah juga untuk mengalahkan mereka, tapi saya dan Rinov juga teman-teman ganda campuran yang lain pasti mau memberikan yang terbaik selama diberi kesempatan," kata Pitha dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI.
"Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari pertandingan tadi seperti bagaimana menahan konsentrasi, menahan pola dan ketenangan. Hari ini, pertama kali kita bertemu mereka, jadi sekarang tahu permainannya seperti apa. Sebisa mungkin kita harus mengejar mereka," ucap Rinov menambahkan.
Rinov/Pitha bertekad untuk tampil konsisten atau minimal sebaik di Malaysia Masters di turnamen-turnamen berikutnya. Rinov/Pitha dijadwalkan akan bermain di Singapore Open Super 500 yang akan digelar pada 12-17 Juli atau pekan depan.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI