Langkah Gregoria dan Putri Terhenti
Selasa, 23 Agustus 2022 21:16:43
Majalahbulutangkis.com- Usai sudah kiprah wakil Merah Putih di sektor tunggal putri di ajang Kejuaraan Dunia 2022 yang digelar di Tokyo, Jepang, menyusul kandasnya dua pemain andalan Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardhani.
Dalam laga yang berlangsung Selasa (23/8), Putri harus menelan pil pahit dalam debutnya di Kejuaraan Dunia. Langkahnya langsung dijegal pemain asal Malaysia, Soniia Cheah di babak pertama dalam permainan dua game 19-21, 18-21 dalam durasi 41 menit.
“Ini Kejuaraan Dunia pertama saya jadi saya ingin memaksimalkan permainan, jadi tampil sebagus mungkin siapapun lawannya. Tadi pun tidak ada tegang sama sekali, main normal-normal saja. Saya merasa saya sudah maksimal hari ini,” ungkap Putri usai laga.
Lanjut Putri, lawan memang sudah lama tidak bertanding dan ia sempat mempelajari permainan lawan. Diakui Putri, lawannya memang memiliki tangan yang lumayan kuat dan variasinya bagus. Strategi Putri untuk mempercepat tempo tapi ternyata lawan masih bisa mengimbangi malah Putri yang akhirnya banyak mati sendiri.
“Saya harus tingkatkan semua terutama bagaimana bermain di level senior dengan segala keadaan baik itu angin, shuttlecock dan lain-lain. Juga harus tambah kekuatan otot dan stabilkan fokus yang masih naik-turun,” tukas Putri.
Setali tiga uang dengan Putri, penampilan Gregoria saat menghadapi peringkat 1 dunia sekaligus unggulan teratas asal Jepang, Akane Yamaguchi juga tak bisa maksimal. Alhasil, Gregoria harus mengakui keunggulan Akane dalam laga dua game 12-21, 25-21 dalam waktu 34 menit.
“Saya kurang puas dengan penampilan saya hari ini tapi saya senang bisa kembali bertemu Akane. Tidak bisa dipungkiri, Akane bermain lebih bagus daripada dua pertemuan sebelumnya. Dia mungkin sudah belajar banyak untuk pertandingan hari ini, terlihat sekali pola dan fokus dia itu tingkatnya naik sehingga mengurangi kesalahan sendiri,” jelas Gregoria selepas laga.
Gregoria merasa tidak ada tekanan sama sekali di pertandingan tadi. Perasaannya juga tidak ada beban tapi memang lawan bisa menguasai jalannya pertandingan. Sulit bagi Gregoria untuk menerapkan pola yang diharapkan, kebanyakan tadi itu mainnya hanya ikut pola Akane.
“Saya tidak mau berlarut dengan hasil ini, saya mau fokus untuk Japan Open minggu depan. Saya mau menjaga semangat dan kepercayaan diri saya. Semoga bisa lebih bagus hasilnya,” tekad Gregoria. (dar)
Sumber foto: Humas PBSI
Baca Juga
- [Orleans Masters 2022] Ini Kunci Kemenangan Putri KW Atas Ruselli
- [Orleans Masters 2022] Rehan/Lisa Segel Satu Tempat Di Final
- Pikiran Rakyat Juara Kejuaraan Bulutangkis Antar Media 2019
- Malaysia Open 2018: Hendra/Ahsan Masih Disegani Lawan
- Djarum Superliga 2019: Anthony Dan Jonatan Jadi Pilar Musica