Indonesia Open 2018: Bintang Bulutangkis Dunia Siap Beraksi di Jakarta

Senin, 02 Juli 2018 19:05:13

 

Majalahbulutangkis.com- Para bintang bulutangkis terbaik di dunia telah siap beraksi di ajang Blibli.com Indonesia Open 2018 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, mulai Selasa (3/7) hingga Minggu (8/7).
 
Blibli Indonesia Open 2018 kali ini akan memperebutkan hadiah fantastis sebesar USD 1.250.000 atau hampir sekitar Rp 17 miliar. Kenaikan total hadiah yang diperebutkan ini juga sejalan dengan turnamen yang juga mengalami peningkatan level. Setelah sebelumnya Indonesia Open tergabung dalam rangkaian turnamen Superseries Premier, mulai tahun ini Blibli Indonesia Open 2018 akan tergabung dalam rangkaian turnamen HSBC BWF World Tour Super 1000.

Dari seluruh turnamen bulutangkis dunia, hanya ada tiga turnamen yang masuk dalam rangkaian turnamen HSBC BWF World Tour Super 1000, yaitu China Open, All-England, dan Indonesia Open. Dengan hadiah total senilai USD 1.250.000 mengukuhkan Blibli Indonesia Open 2018 sebagai turnamen BWF dengan hadiah tertinggi dalam rangkaian turnamen HSBC BWF World Tour. Tak heran jika para pemain papan atas berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di ajang Blibli Indonesia Open 2018.

“Target satu gelar juara ini cukup realistis mengingat turnamen Blibli Indonesia Open 2018 ini diikuti oleh 32 pemain top dunia dan tanpa ada babak kualifikasi. Hal ini tentunya harus lebih memacu para atlet agar lebih kuat untuk berjuang meraih prestasi, tetap semangat dan harus lebih giat berlatih untuk menjadi juara dan membanggakan Indonesia,” ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, hari ini.

Di sektor tunggal putra, setelah bangkit dari cedera yang dialaminya pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2018 beberapa bulan lalu, pemain asal Denmark, Viktor Axelsen kembali siap berlaga di Istora pekan ini. Dengan menyandang peringkat peringkat satu dunia, Axelsen menjadi salah satu pemain yang cukup disegani oleh lawan-lawannya.

Di babak pertama, Axelsen akan bertemu dengan wakil tuan rumah, Jonatan Christie. Tak hanya dipastikan bakal lebih banyak mendapatkan dukungan dari publik Istora, pemain muda Indonesia itu pun tak bisa dianggap remeh, meski berstatus non unggulan. Nyatanya, pada pertemuan perdana di ajang Malaysia Masters 2018 lalu, Axelsen harus bermain tiga game untuk bisa menundukkan Jonatan.

Tak hanya Jonatan, wakil Indonesia lainnya Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto, mereka semua patut diwaspadai karena dipastikan bakal tampil habis-habisan dihadapan pendukungnya sendiri. Apalagi Ginting yang di Daihatsu Indonesia Masters 2018 lalu menjadi juara, pasti mendapatkan motivasi lebih untuk bisa mengulang sukses di Istora.
 
Selain itu, para pemain top dunia seperti Kento Momota dari Jepang, juara bertahan Kidambi Srikanth asal India, serta dua pemain senior yang masih menjadi momok menakutkan, yaitu Lee Chong Wei dari Malaysia, dan Lin Dan dari Tiongkok nampaknya bakal menambah panas pertarungan di sektor tunggal putra.

Pertarungan sengit pun nampaknya bakal tersaji di sektor lainnya. Seperti di tunggal putri, pebulutangkis asal Chinese Taipei, Tai Tzu Ying yang berpeluang bakal merebut tahta tertinggi tahun ini, juga dipastikan tak akan mudah melewati lawan-lawannya. Pemain nomor satu dunia yang merupakan juara BCA Indonesia Open 2016 itu, harus terlebih dahulu melewati pemain-pemain kuat seperti peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 asal Spanyol, Carolina Marin, Kemudian Pusarla V. Sindhu dari India, serta andalan Jepang, Akane Yamaguchi yang diunggulkan di tempat kedua di turnamen ini.

Sementara itu, tiga tunggal putri Indonesia tanah air, yakni Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, dan Dinar Dyah Ayustine bukan tidak mungkin membuat kejutan. Apalagi melihat penampilan Gregoria di Piala Uber 2018 lalu yang tidak terkalahkan.

Jika melihat peluang tuan rumah, pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon adalah wakil merah putih yang paling berpeluang bisa merebut gelar juara. Pasalnya, pasangan peringkat satu dunia ini berhasil memenangkan lima turnamen terakhir yang mereka ikuti, yaitu di China Open Super Series Premier 2017, Hong Kong Open Super Series 2017, Dubai Final Super Series 2017, Daihatsu Indonesia Masters 2018 serta All England 2018. Hasil ini menambah yakin para penggemarnya jika Kevin/Marcus bisa kembali tak terkalahkan di hadapan pendukungnya sendiri.

Di sektor ganda putri, peluang besar untuk meraih gelar juara Indonesia Open tahun ini sepertinya ada pada negara Jepang. Bagaimana tidak, dari lima pasang yang turun di turnamen ini, tiga diantaranya bertengger di rangking 5 besar dunia, seperti Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (5), Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (4), dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (2). Sedangkan penampilan andalan Indonesia, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu sangat dinantikan bisa membuat kejutan setelah mempunyai hasil baik di turnamen-turnamen sebelumnya. Greysia/Apriyani sendiri yang diunggulkan di tempat ketujuh berpeluang untuk bertemu Yuki/Sayaka di babak perempat final.

Sementara itu, Keberhasilan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 lalu, membuat sebagian besar masyarakat Indonesia berharap agar peraih medali emas Olimpiade Rio 2016 ini bisa kembali menjadi yang terbaik di Blibli Indonesia Open 2018. (MB-01)