Djarum Superliga 2019: Gregoria Kalah, Mutiara Tetap Ungguli Shaishunkan

Rabu, 20 Febuari 2019 20:52:21

 

Majalahbulutangkis.com- Sempat dibuat ketar-ketir, juara bertahan tim putri PB.Mutiara Cardinal Bandung akhirnya mampu mengatasi tim Saishunkan Nihon Unisys (Jepang) 4-1 di penyisihan Grup Y ajang Djarum Superliga Badminton 2019 di Gedung Sabuga, Bandung, Rabu (20/1).

Bertanding di depan publik sendiri, kubu PB.Mutiara Cardinal sempat tegang ketika tunggal putri andalan mereka Gregoria Mariska Tunjung yang tampil di partai pertama dipaksa mengakui keunggulan Ayumi Mine dua game langsung 13-21, 16-21 dalam waktu 35 menit.

Mutiara mau tak mau harus memenangkan laga penyisihan ini jika ingin mengamankan tiket semifinal. Apalagi di penyisihan grup terakhir besok, tim Mutiara Cardinal Bandung akan berhadapan dengan tim putri PB Djarum yang tak kalah kuat.

Tertinggal 0-1 dari Saishunkan, di partai kedua yang menampilkan partai ganda putri, pasangan andalan Yulfira Barkah/Maretha Dea Giovani mampu membuat peluang Mutiara Cardinal kembali terbuka setelah mengalahkan pasangan Chisato Hoshi/Reika Kakiiwa lewat laga tiga game 19-21, 21-11, 21-13

"Memang sempat tegang sih dengan kekalahan Gregoria, tapi tadi kami tidak mau terlalu memikirkan. Karena kalau terlalu dipikirkan, kami akan tambah terbebani. Jadi kami fokus saja di pertandingan kami, di sektor masing-masing dulu," ujar Yulfira usai laga.

"Sebetulnya kami cukup diuntungkan dengan shuttlecock yang kencang ini saat melawan pemain Jepang. Mereka tipe mainnya cepat dan tenaganya kuat. Kami sering tertinggal di perolehan angka, tapi kami akhirnya bisa mengatasi," tambah Yulfira.

Kubu Mutiara Cardinal berbalik unggul 2-1 setelah di partai ketiga Cheung Ngan Yi sukses mengatasi Nakai Yukino dua game langsung 21-9, 21-17 dalam waktu 38 menit.

Kemenangan Mutiara Cardinal akhirnya ditentukan di partai keempat, pasangan asal Korsel yang direkrut sang juara bertahan berhasil mengalahkan pasangan Kie Nakanishi/Rin Iwanaga 21-18, 21-11 dalam waktu 50 menit.

Di partai kelima Hanna Ramadini melengkapi kemenangan Mutiara Cardinal 4-1 berkat kemenangannya melawan Shiori Ebihara dalam laga dua game 21-12, 21-12 dalam waktu 36 menit.

"Saat ini manajer dan tim pelatih masih terus melihat peluang dan cari komposisi permainan yang tepat untuk tim kami. Tapi adanya pemain asing tentunya menambah kekuatan tim Mutiara," jelas Maretha.

"Kami pokoknya kasih perjuangan terbaik dulu, Mutiara memang jadi juara bertahan tapi jangan dijadikan beban, dijadikan semangat saja," tukasnya. (MB-02)