[BATC 2022] Tim Putra Menang dengan Catatan

Selasa, 15 Febuari 2022 21:26:55

 

Majalahbulutangkis.com- Kesuksesan tim putri diikuti dengan sempurna oleh tim putra Indonesia di Badminton Asia Team Championships (BATC) 2022. Pada penyisihan Grup A, Selasa (15/2) sore, Chico Aura Dwi Wardoyo dan kawan-kawan menggerus Hong Kong dengan skor 4-1 di Setia City Convention Centre, Shah Alam, Selangor, Malaysia. Meski begitu, kemenangan ini disertai dengan catatan dari tim pelatih. 

Christian Adinata yang turun di partai kelima berhasil menggenapkan kemenangan 4-1 Skuad Muda Garuda atas Hong Kong. Pemain tunggal ketiga ini berhasil menundukkan Jason Gunawan dengan 21-15, 21-14.

"Puji Tuhan saya bisa menyumbangkan angka dan bermain tak ada cedera. Saya terus terang merasa senang bisa tampil maksimal dan apa yang sudah diberikan oleh pelatih, bisa keluar semua dalam pertandingan ini," kata Christian kepada Tim Humas PBSI.

Di laga pertama, pemain tunggal pertama, Chico sukses melakoni peran sebagai ujung tombak Indonesia. Lewat penampilan penuh percaya diri dan terus mengontrol permainan, Chico dalam pertemuan pertamanya, sukses menggusur Lee Cheuk Yiu dengan 21-14, 18-21, 21-18.

"Saya senang bisa mempersembahkan angka pertama bagi Indonesia. Kemenangan ini begitu penting biar teman-teman juga makin tambah semangat. Dari awal saya mencoba memegang tempo permainan dan jangan mengikuti pola permainan cepat lawan. Sebab kalau mengikuti permainan lawan, saya kalah cepat," ujar Chico.

Hanya, setelah memenangi pertarungan di gim pembuka, di gim kedua Chico kurang konsisten. Dia juga banyak mati sendiri. Akibatnya, dia pun merelakan gim kedua untuk Lee.

Pada gim ketiga, Chico sempat tertinggal 16-18. Namun, pelan tapi pasti dan terus memegang kendali permainan, Chico bisa merebut lima poin secara terus-menerus hingga menutup gim ketiga dan akhirnya menang 21-18.

"Untuk gim ketiga, saya kembali bisa memegang tempo. Meski sempat ketinggalan, saya akhirnya bisa mengejar. Bahkan akhirnya bisa meraih lima angka beruntun hingga memenangi gim ketiga setelah ketinggalan 16-18. Saya memang lebih fokus dengan pola permainan saya sendiri dan tetap mengontrol sambil ketika ada kesempatan, saya menyerang," tegasnya.

Hasil sebaliknya diukir Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Dan, ini yang menjadi catatan dari tim pelatih. Pasangan muda ini kalah secara menyakitkan dari Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald dengan skor 12-21, 21-18, 20-22. 

Padahal di gim ketiga, Pram/Yere sudah memimpin 20-16. Artinya tinggal butuh satu angka untuk menang dan membawa Indonesia memimpin 2-0 atas Hong Kong.

Namun karena terburu-buru dan kurang pengalaman, Pram/Yere justru kalah menyesakkan. Enam angka beruntun malah didapat lawan dan pasangan muda Merah-Putih itu pun justru takluk di gim penentuan dengan 20-22.

"Pasangan kita terlalu terburu-buru untuk mengakhiri pertandingan. Pembukaan Pram/Yere juga kurang bagus. Keduanya juga kurang tenang," komentar pelatih ganda putra, Aryono Miranat.

"Tadi kita terlalu buru-buru mau cepat-cepat menang. Ingin satu poin banget, dampaknya terlalu hati-hati dan kurang sabar. Kami juga terlalu menonton dalam serangan. Sayang nyaris menang, malah kalah. Ini tentu menjadi pelajaran penting bagi saya dan Yere untuk ke depannya," sebut Pramudya.

Pemain tunggal kedua, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay yang tampil dalam kedudukan 1-1, malah sukses membawa Indonesia jadi unggul 2-1. Dia berhasil mengatasi permainan Chan Yin Chak dengan skor 16-21, 22-20, 21-17.

"Saya tadi tak memikirkan soal kedudukan 1-1. Lebih fokus ke permainan diri sendiri untuk bisa tampil terbaik saja. Rasanya biasa saja bisa menang dan menyumbangkan angka. Saya baru akan sangat senang kalau Indonesia bisa juara," sebut Ikhsan.

Indonesia akhirnya memimpin 3-1 lebih dahulu setelah pasangan ganda kedua, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menang 22-20, 21-16 atas Ho Wai Lun/Yeung Ming Nok di partai keempat.

"Syukur alhamdulillah bisa menang. Meski begitu dari sisi permainan saya belum puas. Banyak yang perlu diperbaiki seperti adaptasi dan tekniknya," kata Leo.

Partai kedua Grup A akan digelar Kamis (17/2). Chico dan kawan-kawan dihadang lawan berat, Korea Selatan, yang menang telak 5-0 atas India. Jika mampu menang, tim putra Indonesia bakal mengunci tiket ke semifinal. Bila gagal, Chico dan kolega akan menghadapi partai hidup mati kontra India pada partai ketiga Grup A, Jumat (18/2). 

 

HASIL GRUP A
INDONESIA VS HONG KONG (4-1)

Chico Aura Dwi Wardoyo vs Lee Cheuk Yiu, 21-14, 18-21, 21-18
Pramudya Kusumardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Law Cheuk Him/Lee Chun Hei Reginald, 12-21, 21-18, 20-22
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay vs Chan Yin Chak, 16-21, 22-20, 21-17
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Ho Wai Lun/Yeung Ming Nok, 22-20, 21-16
Christian Adinata vs Jason Gunawan, 21-15, 21-14

INDIA VS KORSEL (0-5)
Lakshya Sen vs Jeon Hyeok Jin, 11-21, 19-21
Ravikrishna PS/Sankar Prasad Udayakumar vs Hwi Tae Kim/Kim Jaehwan, 8-21, 10-21
Kiran George vs Joo Wan Kim, 18-21, 14-21
Manjit Singh Khwairakpam/Dingku Singh Konthoujam vs Yong Jin/Na Sung Seung, 7-21, 15-21
Mithun Manjunath vs Min Sun Jeong, 16-21, 27-25, 14-21

KLASEMEN GRUP A
NEGARA -- POIN -- MAIN -- MENANG -- SERI -- KALAH -- PARTAI -- GAMES -- POIN
1. Korsel -- 1 -- 1 -- 1 -- 0 -- 0 -- 5-0 -- 10-1 -- 235-159
2. Indonesia -- 1 -- 1 -- 1 -- 0 -- 0 -- 4-1 -- 9-4 -- 257-237
3. Hong Kong -- 0 -- 1 -- 0 -- 0 -- 1 -- 1-4 -- 4-9 -- 237-257
4. India -- 0 -- 1 -- 0 -- 0 -- 1 -- 0-5 -- 1-10 -- 159-235

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI