[BAC 2022] Ganda Putra Indonesia Waspadai Lapangan Berangin
Senin, 25 April 2022 07:41:59
Majalahbulutangkis.com- Ganda putra Indonesia menurunkan empat wakil di Badminton Asia Championships (BAC) atau Kejuaraan Asia Beregu 2022. Mereka adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Meski tanpa Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo, peluang juara para ganda putra 'Merah Putih' terbilang cukup terbuka. Sebab, tiga ganda putra yang berada di ranking atas juga dipastikan absen.
Tanpa The Minions, Ahsan/Hendra otomatis menjadi unggulan pertama. Disusul Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India. Fajar/Rian menempati unggulan keempat.
Tiga ganda Malaysia menghuni unggulan kelima, keenam, dan kedelapan. Secara berurutan mereka adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Sedangkan, ganda Korea Selatan, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae, berada di unggulan ketujuh.
Tak pelak, persaingan sengit di Muntinlupa Sports Complex, Manila, 26 April-1 Mei, bakal terjadi. Dengan rivalitas seketat itu, Aryono Miranat menyebut pasangan yang paling siap dan tepat menerapkan strategi lebih berpeluang untuk juara.
Alasannya, kondisi lapangan dinilai pelatih ganda putra PBSI tersebut kurang ideal. Lapangan yang cukup berangin membuat pergerakan shuttlecock menjadi cepat. Efeknya, justru akan mempersulit para pemain menerapkan permainan cepat yang menjadi trademark ganda-ganda putra. Kondisi ini diketahui setelah para pemain menjajal lapangan Muntinlupa Sports Complex pada Minggu (24/4).
Saat latihan, lapangan belum siap 100 persen. Para pekerja masih sibuk membenahi arena berkapasitas 3.000 tempat duduk tersebut. Meski begitu, Aryono sangsi perubahan singnifikan bakal terjadi terhadap lapangan untuk bertanding.
Tak ayal, situasi demikian perlu cepat diadaptasi dengan pola permainan masing-masing pasangan. Celakanya, itu hanya bisa dilakukan pada uji coba lapangan terakhir yang dilakukan pada Senin (25/4) ini.
"Tadi kami sudah coba lapangan, ternyata anginnya cukup besar dan ini lumayan mengganggu. Namun, saya yakin anak-anak sudah punya cara masing-masing untuk mengatasinya," kata Aryono dikutip dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI, Minggu malam WIB.
"Kondisi ini memang harus segera diadaptasi dengan pola main yang mau diterapkan nanti. Masih ada besok (Senin) untuk coba lapangan sekali lagi. Semoga mereka bisa lebih menguasai keadaan lagi.
"Saya yakin angin ini tak akan berubah. Nanti tinggal pintar-pintar saja kita cari strategi. Lawan juga pasti merasakan hal yang sama."
Di babak I atau 32 besar, Ahsan/Hendra bersua Hiroki Okamura/Masayuki Onodera. The Daddies memenangi satu-satunya benturan dengan ganda Jepang berperingkat 50 dunia ini, yakni di New Zealand Open 2019.
Fajar/Rian bentrok ganda India berperingkat 30 dunia, M.R. Arjun/Dhruv Kapila. Dari dua pertemuan sebelumnya, Fajar/Rian unggul 2-0.
Pasangan berperingkat 20 dunia, Bagas/Fikri, belum pernah berduel dengan calon lawan mereka dari Jepang, Akira Koga/Taichi Saito, yang berperingkat 23 dunia.
Pramudya/Yere yang menghuni peringkat 22 dunia juga belum pernah bertanding kontra ganda India berperingkat 43 dunia, Manu Attri/B. Sumeeth Reddy.
(Indra)
Sumber foto: PP PBSI
Baca Juga
- [BAC 2022] Komang Ayu Ditunggu Yamaguchi Di Perdelapan Final
- PB Djarum Kembali Juara Umum Polytron Piala Gubernur Jateng 2024
- [BAC 2022] Tiga Ganda Ke 16 Besar Tanpa Kuras Keringat
- Singapore Open 2019: Fajar/Rian Kembali Tantang Kevin/Marcus
- Malaysia International Challenge: Hanna Kerja Keras Atasi Pattarasuda