[BAC 2022] FajRi Lanjut ke 16 Besar, BaKri Mentok di 32 Besar

Selasa, 26 April 2022 19:07:59

 

Majalahbulutangkis.com- Hanya satu dari dua ganda putra yang bertanding pada hari pertama babak I atau 32 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2022, Selasa (26/4), lolos ke babak II atau 16 besar. 

Bertanding di Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lebih beruntung ketimbang yunior mereka di Pelatnas PBSI, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. 

Fajar/Rian secara meyakinkan melanjutkan langkah mereka ke babak II atau 16 besar yang bakal dihelat pada Kamis (28/4). Ganda yang kerap disebut FajRi ini tanpa kesulitan meredam perlawanan M.R. Arjun/Dhruv Kapila. 

Ganda India berperingkat 38 dunia ini dihabisi oleh FajRi hanya dengan durasi 35 menit. Arjun/Dhruv menyerah dengan straight game 16-21, 22-24. FajRi, yang menempati unggulan keempat, kini unggul 3-0 atas Arjun/Dhruv dalam rekor pertemuan. 

Untuk lawan di babak 16 besar, pasangan peringkat 8 dunia ini menunggu pemenang duel Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi dari Tiongkok versus Law Cheuk Him/Lee Chun Hei dari Hong Kong. FajRi belum pernah bersua ganda berperingkat 163 dan 313 dunia tersebut. 

FajRi kini bergabung dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Kedua ganda yang disebut terakhir ini melaju ke perdelapan final tanpa bertanding setelah lawan-lawan mereka walkover. 

Ahsan/Hendra bersua ganda Tiongkok, Ren Xiang Yu/Tan Qiang. Sedangkan, Pram/Yere masih menanti pemenang antara Chang Tak Ching/Yeung Ming Nok dari Hong Kong kontra unggulan keenam Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dari Malaysia.   

Sayangnya, Bagas/Fikri mentok di babak 32 besar. Juara All England 2022 ini ditaklukkan ganda Jepang, Akira Koga/Taichi Saito, 21-18, 17-21, 17-21 dengan durasi 68 menit. Fikri mengakui mereka tak bisa beradaptasi dengan angin kencang yang terjadi di lapangan. 

"Lawan bermain lebih baik, mereka safe dan rapi. Sementara kami kurang bisa beradaptasi dengan lapangan yang berangin dan bolanya kencang. Juga kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang fokus," kata Fikri dilansir dari rilis Tim Humas dan Media PP PBSI. 

Kelelahan boleh jadi salah satu faktor tak maksimalnya permainan BaKri. Maklum, sebelum di BAC 2022, mereka telah bermain di lima turnamen sejak Maret, yakni German Open, All England Open, Swiss Open, Korea Open, dan Korea Masters. 

Bahkan, BaKri hanya punya waktu satu hari untuk persiapan di Jakarta sebelum ke Manila. Namun, BaKri harus cepat melupakan kekalahan di Manila dan fokus mempersiapkan diri ke Piala Thomas yang diadakan di Bangkok, Thailand, 8-15 Mei. 

(Indra)

Sumber foto: PP PBSI